Melati Mekar Perdana

Memulai kembali sesuatu yang telah lama ditinggalkan terasa meresahkan, ada galau, enggan, tidak PD, campur aduk. Mengawali tulisan perdana saya, dengan merubah tampilan blog yang semula didominasi warna hitam dengan warna hijau pastel agar lebih ramah mata namun tetap sederhana.

Ini tentang salah satu tanaman favorit saya, melati. Ditanam di bawah jendela, merapat ke dinding rumah, agar sekiranya bunga mekar, aromanya akan memenuhi ruangan. Mulanya ia hanya berdaun dua di ujung batangnya, setelah saya stek dari tanaman induknya. Cukup lama proses adaptasi ke tanah yang baru hingga akhirnya berkembang menjadi tiga, empat, lima dan semakin berdaun banyak.

Beberapa bulan kemudian, kuncup bunga mulai terlihat. Di pagi yang cerah, tampak bunga imut kecil mekar dengan anggun, senangnya….

melati mekar perdana by hijihawu

Melati (jasminum sambac) termasuk tanaman yang tahan banting di segala cuaca, tidak memerlukan perawatan khusus, pembiakannya mudah dan cepat berkembang. Aroma bunganya yang mewangi menjadikannya sebagai salah satu bahan baku minyak wangi yang disukai. Selain itu, melati memiliki berbagai khasiat yang dapat diolah menjadi tanaman obat.

Di antaranya :
1. DEMAM
– Bunga melati 10 kuntum
– Daun melati 1 genggam
– Air secukupnya
–> Bunga dan daun melati diremas hingga lumat, kemudian direndam dalam air. Hasil rendaman dapat digunakan untuk air kompresan.

2. TERSENGAT LEBAH
Satu genggam daun melati yang telah dicuci diremas-remas hingga mengeluarkan air lalu ditempelkan pada bagian yang tersengat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang bunga melati, silahkan klik di sini.

Mari berkebun!

2 thoughts on “Melati Mekar Perdana

  1. Hallo Mbak Lia kemana saja? Apa kabar?
    Bunga melati di bawah jendela..Kalau sedang mekar sembriwingnya masuk ke rumah. Kayaknya segar benar ya Mbak🙂

    • Kabar baik, Mbak Vi. Aduh, saya gagal memenuhi tantangan Mbak Vi seratus postingan setahun. Malah libur setahun. Terima kasih banyak masih ingat saya, senang.🙂

      Aroma melati itu nancap di hati, Mbak. Hehe…

Pendapat Sahabat :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s