SEBUAH AWARD

Sudah terlalu terlambat menjawab sebelas pertanyaan yang diajukan Kang Yan atas award yang salah satunya diberikan buat saya. Terima kasih atas apresiasi ini. Berhubung Liebster award ini sudah tidak musim lagi, gambar tidak saya tampilkan. Sahabat juga tentu sudah mengenal benar gambar hati berbalut pink ini.πŸ™‚

Pada tulisan tersebut terdapat untaian kalimat : Cerita Cinta Tinggal Kenangan Indah Dalam Khayalan Jadi Nostalgia Masa Silam. Sebelas kata yang sejatinya harus saya urai dan paparkan satu per satu.

Hmm, saya tahu dari tulisannya Kang Yan ini baik. PR tersebut tidak saya kerjakan sepenuhnya. Jadinya saya minta dispensasi pandangan saya tentang kalimat di atas secara utuh. Gpp ya Kang?πŸ™‚

Setiap masa lalu adalah sejarah. Adakalanya berganti manis dan pahit. Bahagia dan duka yang hilir mudik menyertainya. Begitu pun cinta, perkara memikat sepanjang peradaban manusia.

Kenangan tentang indahnya cinta yang barangkali membawa kita ke masa lalu yang demikian menggetarkan dan mendebarkan. Periode yang mengolaborasikan berbagai hormon saat terjadinya dan mampu merubah sikap seseorang. Masa lalu yang masih berhakkah untuk dikenang jika ternyata cinta itu milik ia yang lain? Kita hidup hari ini dan insya Allah tinggal menjalani masa yang tersisa…

Banyak yang berkata cinta pertama itu demikian membenamkan kenangan secara mendalam. Berarti kita tengah terjebak dalam sebuah situasi yang akan membuat kita tersenyum simpul sendirian. Benarkah itulah manisnya cinta pertama?

Jika kisah yang menorehkan hati bertabur bunga itu diresmikan dan memang seharusnya demikian, tentu ia akan menjadi kenangan, sebuah nostalgia cinta…

Lalu bagaimana jika cinta berbaris angka? Pertama, ke dua dan selanjutnya? Fajar baru telah terbit sahabat… Cinta yang indah itu adalah cinta yang kita terima saat ini dengan segala kekurangannya dari pendamping hidup yang telah dihalalkanNya. Cinta yang menenteramkan hati dan diridhoiNya, cinta dalam mahligai pernikahan…

Jadi saya sepakat dengan Kang Yan, betapapun indahnya cinta masa lalu, jangan biarkan ia hidup kembali di antara cinta yang tengah kita raih saat ini. Biarkan ia menjadi sejarah yang terbingkai di masanya sendiri.

28 thoughts on “SEBUAH AWARD

  1. Cinta pertama itu terkenang terus, karena kita waktu itu belum punya pengalaman Mbak Lia..Syaraf2 kita masih polos..Maka kenangan yg kita simpan pada saat itu, pasti akan terkenang terus sepanjang masa, karena daya ingat kita yg masih fresh ketika itu menyimpannya dengan baikπŸ™‚

    • Rupanya demikian ya Mbak Vi.. Memori yang belum banyak terisi, mampu menampungnya dengan penuh. Jadi setiap halnya seolah rekaman tersembunyi yang tinggal diputar. Hehe…πŸ™‚

  2. iya teh gak apa apa…

    sejujurnya sebelas kata di atas itu awalnya tak beraturan, tak membentuk kalimat kalau di gabung dan di baca, hanya sebelum post itu di terbitkan saya baca ulang dan baru kepikiran dengan ada kata yg di ganti bisa jadi kalimat utuh, jadi di urutlah kata katanya itu….

    sepakat dengan bu Ev,,,, cinta pertama itu terkenang terus… walau dia tlah jadi milik orang lain sekalipun…. susah untuk melupakanya…

    • Saya juga menganggapnya biasa saja Mbak El. Kalau masih ingat, iya. Tapi tidak untuk menghiasi atau terkenang selalu..

      Yang terpenting yang tengah kita jalani ya Mbak El, toss deh..πŸ™‚

  3. saya suka ini : Lalu bagaimana jika cinta berbaris angka? Pertama, ke dua dan selanjutnya? Fajar baru telah terbit sahabat…

    hehe..πŸ™‚ bagusss..

Pendapat Sahabat :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s