Surat Untuk Anak Gadisku

 

Hari ini usiamu genap 4 tahun anakku. Maafkan Ummi, tidak ada balon mengkilat yang tergantung di sudut atap ruangan. Tidak ada lilin yang tertancap di kue tart berhias namamu. Tidak ada deretan hadiah terbungkus rapi di depanmu…..

Tahukah engkau cinta, waktu terus bergulir, berganti hari, bulan dan tahun. Memang ada satu hari bersejarah buatmu dan juga buat Ummi. Ya, hari saat engkau dilahirkan ke dunia ini. Ummi harap kelak engkau paham, bahwa tidak hanya di hari istimewamu saja. Perhatikanlah jejak yang telah engkau tinggalkan dalam hidup ini. Adakah goresan putih, hitam dan kelabu terukir di sana?

Anakku cinta…
Tahukah engkau sayang, dulu ketika sebuah ayat turun mewajibkan kita, para perempuan mengulurkan jilbabnya, serta merta para sahabiyah dari kaum Anshar merobek kainnya dan segera menutupi indah rambutnya dari para ajnabi….

Ah, gerah tentu saja pada mulanya. Tetaplah bertahan. Setiap syari’at terkandung manfaat dan hikmat di dalamnya. Ia akan melindungi halus kulitmu dari sengatan matahari. Melindungimu dari tatapan liar para pria yang lalai menundukkan pandangannya darimu.

Tetaplah bertahan sayang… Biarlah keindahan gerai makhkota rambutmu tertutup rapi dalam balutan jilbabmu.

Tahukah engkau, anakku…. Ketika engkau melangkah keluar rumah, syetan akan menghiasimu dari kiri, kanan, atas, bawah, depan dan belakangmu. Melepaskan setiap busur panahnya, mengelabui setiap mata pria untuk berkhayal tentangmu? Yaa Rabb, jagalah anak gadisku ini….

Sekarang engkau mengerti anakku cinta? Ketika masamu telah cukup dewasa, tutuplah setiap perhiasan itu. Biarkan ia terjaga hanya untuknya yang dihalalkanNYA untukmu, suamimu….

Anak gadisku, pelita mataku….
Kita para perempuan mengemban tugas luar biasa sebagai penerus perjuangan. Pemegang estafet manhaj para nabi… Dari kitalah kelak berharap akan lahir para mujahid yang berjuang menegakkan kalimahNYA. Berjuang dengan ilmu dan amal. Ingatlah, Islam tidak pernah mengajarkan kedzaliman kepada siapapun, bahkan terhadap seekor semut yang bertasbih memujiNYA. Ketika kita berusaha menggigit dengan geraham setiap perintahNYA dan mengikuti sunnahnya, dialah haq, kebenaran.

Dan tahukah engkau cinta? Bahwa perjuangan seorang perempuan adalah di dalam rumahnya… Di tangan kita terletak ke mana bangsa dan umat ini akan melangkah… Tentu, karena yang terdekat kesehariannya denganmu adalah keluarga, anak-anakmu… Do’akan Ummi sehat agar dapat  melihat mereka dan memanggil Ummi, nenek.

Anak gadisku cinta…
Tetaplah engkau bersama kakakmu merapatkan barisan, bergenggaman tangan dalam kebajikan. Saling menjaga, mengingatkan dalam ketakwaan dan kesabaran…

 

Mencintaimu anak-anakku

 

Sungguh tidak ada yang diharapkan dari kami para orang tua, selain melihatmu bahagia. Tidak harta, pula yang lainnya.
Cukup do’amu untuk kami di setiap akhir shalatmu, kiranya Allah mengampuni setiap dosa kami, ibu dan ayahmu….

Anak gadisku….
Ummi mencintaimu sayang….
Rabb, jagalah anakku, anak gadis dan anak bujangku dalam iman dan cintaMU. Jagalah mereka juga seluruh kaum muslimin dan muslimat sebagai saudaranya hingga selamat dalam perjalanan menuju perjumpaan dan meraih ridhaMU…

Ummi berharap, suatu saat kelak, engkau akan membaca surat ini, meskipun Ummi sudah tidak lagi bersama kalian.

Yakinlah, Ummi mencintai kk dan dd hingga kembali menghadapNYA….

Assalaamu’alaikum Wa rahmatullaahi wa baarakaatuh.

Ummi

30 thoughts on “Surat Untuk Anak Gadisku

  1. selamat ulang tahun Cinta

    mengaminkan isi surat umi dan semoga semua doa dan harapan umi akan terkabul..

    bahagia ya teh, kalau melihat buah hati sehat dan ceria, kalau sedang sakit rasanya ingin menggantikan sakinya..

  2. selamat ultah cinta
    semoga tetap menjadi permata, hingga kau akan memanggilkan buah hatimu ummi nenek. he he nenek bahasa arabnya apa yach.

  3. semoga doa Ummi diijabah oleh Allah, menjadikan anak perempuannya seperti yang diharapkannya. Menjadi perempuan yang luar biasa melahirkan generasi Rabbani.

    • El pasti sayang banget padanya ya… Sudah takdirnya. Jika kita ikhlas, kelak adik El tercinta akan mengirimkan air yang menyejukkan di akhirat… Aamiin.

  4. mencintai ummi.
    mencintai kaka.
    mencintai dd.
    selamat ulang tahun nak…..
    maaf biah terlupa untuk menulis untuk dede…
    karna sudah lama biah tidak menulis lagi…
    tetapi dialam nyata biah tidak akan pernah terlupa, karna setiap helaan napas biah adalah doa buat dd, kaka dan ummi.
    doa agar sehat selalu, tumbuh menjadi hamba yang sholih-sholiha.
    bahagia dunia akhirat……….
    YAaa Allah…
    kafarat apapun akan saya lakukan(jalani) untuk kesehatan keluarga hamba ini…..

Pendapat Sahabat :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s