JAMUR JARING

Ini adalah salahsatu jamur tercantik yang pernah saya lihat. Tumbuh dengan baik di bawah pohon pakis. Setelah hampir satu tahun menantikan kemunculannya, akhirnya di pagi yang mendung setelah semalaman Bandung diguyur hujan, tampaklah mereka. Perlu mengedarkan pandangan dalam menemukannya, terutama karena lazimnya jamur tumbuh di tempat yang tersembunyi di bawah tanaman yang lain, tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Tinggi jamur sekitar 10 cm. Diameter jaring sekitar 8 cm. Bagian batang berwarna putih. Bagian dalamnya berongga, berpenampang persis seperti jaring yang mengembang di luar. Bagian paling atas berupa tudung berwarna hijau keabuan. Dilapisi cairan beraroma khas jamur.

Saya menduga jamur ini tidak beracun. Indikasinya, banyak serangga yang mengelilinginya. Tidak pernah ada kesia-siaan dalam ciptaanNya. Jamur ini menjadi santapan lezat bagi lalat, semut dan ngengat. Tapi saya tidak berani menyantapnya. Hehe… Sayangnya siklus hidupnya hanya beberapa jam saja, menjelang dzuhur jamur telah layu dan jaring telah menutup.

Nah, kalau yang ini sangat lezat disantap.

Β Β  “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami Letakkan padanya gunung-gunung yang kukuh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata, untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).” QS. Qaf 7-8

Betapa banyak keragaman hayati yang belum kita gali. Barangkali di antara sahabat ada yang mengetahui keberadaan jamur ini, silakan berbagi informasinya agar dapat bermanfaat untuk kita semua.

49 thoughts on “JAMUR JARING

  1. Mbak Lia, beruntung sekali dirimu menemukan jamur jaring itu. Aku pertama kali melihatnya disini lho Mbak..Wah Indonesia itu emang kaya..

    • Alhamdulillah. Ini karena saya suka iseng mencari yang aneh Mbak Vi. Celingukan sendiri malah saya kaya orgil. Hehe..

      Saya tidak tahu nama aslinya jamur apa, karena berjaring, biar mudah diingat, jamur jaring saja. Barangkali jika sudah diketahui jenisnya, namanya nanti mengikuti.

  2. wow … jamurnya kayak pakai gaun rajutan ya, mau ke pesta dansa, cantik sekali πŸ™‚

    sayang cuma sebentar ya mbak umurnya, beruntung sekali bisa melihatnya dan thanks sdh berbagi

    • Iya Mbak El. Jalinan hexagonal pada jaringnya memang cantik sekali.

      Kemunculannya sangat lama dan hanya sebentar. Sering saya melihatnya saat ia sudah layu dimakan serangga.

      Sama-sama Mbak El, terima kasih selalu.πŸ™‚

  3. baru pertama kali lihat jamur berjaring ini…

    hehe pami nu handap supa suung bulan nya teh ?? langkung raos nu kuncup keneh … kapungkur nuju alit sok ngahajakeun milarian ka leuweung…

    • Sumuhun, panginten teu acan kaekspos, handap asor jamurna. Heheh.

      Leres Kang, katelahna suung bulan. Upami anu kuncup mah teu acan nyobian. Panginten kumargi cokelat sapertos taneuh, tara katawis. Ieu oge kedah dibolototkeun, suungna nyungsep di antawis jukut.πŸ˜€

  4. waktu kecil saya takut melihat jamur ini mbak. kata orang tua ini makanan ular. padahal sangat cantik..mungkin dulu ortu saya agar saya tak blusukkan di kebon yang tentu banyak ularnya.

    • Jamur ini tumbuh di kebun dan memang masih banyak ular Mbak Min. Barangkali karena tempatnya yg tersembunyi, kemungkinan besar ular juga ikut ngumpet di sana. Hehe…

      Orangtua memang cerdik untuk melindungi anaknya dari bahaya.πŸ™‚

    • Kemungkinan dapat ditemukan di hutan dan kebun dengan suhu udara yang cukup dingin. Tumbuh di bawah tanaman lain atau tempat di mana matahari tidak menyengat langsung.

      Untuk jamur jaring, harus dicari sebelum dzuhur, karena di atas waktu tersebut, jamur sudah layu, bahkan mungkin habis dimakan semut.

      Sedangkan jamur bulan (gambar 3) siklus hidupnya beberapa hari lebih lama.

  5. ditempat saya ga ada jamur ini, yang ada biasanya jamur payung yang suka dibikin oseng-oseng atau sayur kuahπŸ˜€
    dan harus bikin rumah jerami dulu, baru jamurnya beranak pinakπŸ™‚

    • Di tempat saya jamur ini jaraaang sekali muncul, apalagi masuk musim kemarau. Dapat menemukan jamur ini setelah mata belanja dulu, menyibak rumput. Hehe.
      Terima kasih kunjungannya.

  6. memang unik jamur ini, bulan oktober 2011 saya lihat jamur ini, tapi di dalam hutan kalimantan.. dan saya menyebutnya jamur petromax.. hehe

  7. Jamur ini baru saja tumbuh juga di pekarangan saya, mbak.. Tumbuhnya cepet banget dlm semalam sudah tumbuh seukuran kok bulu tangkis, saya yg tdk terlalu familiar dgn jamur2an, sempet panik ngeliat jamur model baru begini, langsung sy cabut karena takut beracun atau bersifat hama buat tanaman lainnya, setelah dicabut bulan depannya tumbuh lg. Memang blm ada klasifikasi ilmiahnya ya mbak?

    • Jamur ini tumbuhnya memang sangat cepat, sering tidak diketahui kemunculannya dan layu pula dengan cepat. Menurut saya jamur ini tidak beracun karena digemari serangga.

      Nama ilmiahnya belum saya ketahui. Nama jamur jaring pun, saya sebut demikian, melihat polanya yang serupa jaring.

  8. ini mah jamur ular/cangkarub. Beracun, kalau dipegang tangan bisa bengkak trus radang dan membusuk.
    Dikebun belakang rumah sering nemuin ini

Pendapat Sahabat :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s