DARAH

Bukan tentang cairan merah yang mengalir di setiap tubuh-tubuh kita. Ini tentang semangat yang harus bersemayam dan digelorakan dalam setiap napas, gerak dan pikir.

Memahami tidak selalu ada hadirnya. Sebuah semangat terkadang atau bahkan sering menurun. Manusiawi tentunya. Tetapi katakan tidak untuk selalu.

Sahabat kecil saya, lima bulan setelah pertama kali ia divonis kanker rahim stadium 1, meningkat drastis menjadi stadium 3b sampai akhirnya meninggal dunia pekan kemarin, meninggalkan kedua putranya yang masih balita. Ternyata dari cerita ibunya, almarhumah menjalani hari-harinya tanpa semangat yang memperparah keadaannya. Sayangi dan ampunilah beliau Rabb… Sungguh saya memahami apa yang terjadi ketika seolah kematian itu benar-benar ada di pelupuk mata. Tetapi di saat kita menjadi terpuruk dan mengutuk keadaan maka di saat yang sama kita telah membunuh imun-imun yang membuat kita bertahan.

Ada sebuah pepatah, lebih baik alpa daripada hadir tanpa semangat. Tubuh tanpanya seperti raga-raga hampa yang berjalan. Semangat adalah darah yang memampukan kita untuk berkarya.

Keluarga saya dan kehadiran sahabat semua adalah apresiasi berharga dan menjadi darah segar ketika semangat saya tengah menurun. Tentu bukan karena saya vampir. Hehe…

Terima kasih telah menjadi darahku. Berharap hadir dan darahku menjadi darahmu untuk mengawali pagi dan menanti fajar di hari yang baru.

Let’s rock!

38 thoughts on “DARAH

  1. Insya Allah, biah, kaka dan dede akan menjadi darah, yang akan saling menolong di antara keluarga kecil ini.
    Karna keluarga darah (sedarah) wajib saling membantu.
    Pengalaman pribadi.
    Let’s rock.
    Hidup dan mati sudah pasti.
    Sakit jantung dan tumor insya Allah akan merengut sgala kenikmatan.
    Tapi ummi dan anak2 adalah darah biah.
    Nice artikel…๐Ÿ˜€

  2. seperti adikku yang langsung putus asa ketika divonis ginjalnya bermasalah dan harus cuci darah, ga sampai sebulan, berpulanglah dia. yah selain memang sudah takdir, tapi semangat hidup itu memang perlu walau sedang sakit sekalipun.
    persis pula meninggalkan sepasang anak, seperti temanmu itu.
    semoga Tuhan memberi kekuatan dan ketabahan untuk mereka ya

  3. semoga dia di terima di sisiNya..dan untuk keluarga yang di tinggalkan semoga selalu tabah dalam menjalani cobaan ini…aminn

    kobarkan api semangat dalam setiap tarikan napas..
    jangan pasrah karena keadaan, berusaha itulah tugas kita..

  4. wow … aku belum bisa menulis spt ini … hrs belajar nih๐Ÿ™‚
    bisanya nulis ttg bersepedaan melulu๐Ÿ˜€

    benar, semangat itu perlu sekali dlm hidup ini apapun keadaannya, dan semangat bisa datang dr mana saja, juga dari pembaca๐Ÿ™‚

    • Saya suka sepeda dan dunia yang dihasilkannya. Semilir yang dibelah melalui kayuhan memberi sensasi dan juga semangat yang sangat menarik untuk dibagi tentunya Mbak El…

      Semangat yang naik turun dipompa juga melalui kehadiran Mbak El di rumah kecil,๐Ÿ™‚
      Terima kasih banyak..

  5. semangatnya almarhumah sebetulnya adalah untuk menyemangati orang2 sekitarnya supaya ga sedih! Seperti Rima Melati, meski udah divonis kanker payudara stadium sekian, tp dia tetap semangat dan santai hadapinya.. walhasil katanya sekrang kankernya udh hilang ya?

    • Bener banget Pi. Dari kejadian ini, dapat diambil pelajaran betapa semangat itu berperan penting dalam sebuah proses pengobatan.
      Saya dengar demikian, Rima Melati, kabarnya sudah sembuh dari kankernya…

  6. Ikut berduka Mbak Lia. Semoga almarhumah damai sekarang berada disisi khaliknya. Dukungan dari keluarga dan orang2 tercinta sangat besar artinya bagi penderita sakit walau toh takdir akhirnya bicara juga

    • Aamiin. Terima kasih Mbak Vi…
      Dukungan memberi energi dan semangat untuk tetap bertahan. Adapun hasilnya, ketetapan yg diupayakan harus diterima dg ikhlas…
      Mau nggak ya Mbak Vi diajak rock n roll… Hehe…

  7. Innalillaahi wa innaa ilaihi roji’un……..
    Semoga kawan kecil ini menjadi pelayan kedua orangtuanya di surga nanti. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan iman. Amin

    Sebagai ta’ziyah, ada baiknya berkunjung ke:
    http://gunawank.wordpress.com/2012/01/31/tragedi-tugu-tani-takdirkah-itu/
    http://gunawank.wordpress.com/2011/10/16/maut-senantiasa-siap-menjemput/
    http://gunawank.wordpress.com/2012/01/25/empat-macam-ujian-keimanan/

    • Tulisan ini bukan berarti saya sudah tangguh. Sedang berusaha menuju ke sana. Seperti yang Sdr bilang, Sharing is sexy. Boleh kan saya ikut ambil bagian…
      Terima kasih atas kunjungannya.

  8. ikut berduka cita.. semoga adiknya mendapat jalan terbaik di sisi Allah.
    Iyah bener. semangat itu yang bahkan bisa menjadi obat dari penyakit yang sedang hinggap ke kita. Karena dengan semangat, Allah tahu bahwa hambanya ini sedang berjihad melawan penyakit. Maka dari itu Allah yang memberikan penyakit dengan sangat mudah menghilangkan penyakit. Namun jika penyakit itu tak kunjung sembuh, maka itu menjadi ampunan atas dosa-dosa kita selama ini. Jika dihadapi dengan sabar.

    #beberapa hari yang lalu ibu mertua saja juga meninggal karena penyakit kronis.

    • Aamiin, terima kasih. Saya juga ikut berduka cita Fin atas berpulangnya Ibu mertua. Insya Allah smg kesabaran menerima ujian berupa sakitnya, beliau diluaskan di dalam kuburnya…

  9. tetap berkarya selama hayat masih di kandung badan, biarlah postingan kita yang akan menjadi kenangan dikala kita telah tiada kelak.. ^^

Pendapat Sahabat :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s