Kecelakaan di Jalan Tol

Posted in Catatan Harian on Mei 26, 2012 by Hijihawu

Kecelakaan terjadi di jalan tol Cipularang Km. 144 pada hari Rabu, 25 Mei 2012, sekitar pukul 16.00 WIB. Sebuah mobil box terguling akibat ban yang meletus. Mobil yang melintang menyebabkan kemacetan panjang. Tampak petugas kepolisian sibuk mengatur lalu lintas dan petugas jasa marga yang berusaha menderek mobil ke bahu jalan.

Baca selebihnya »

SETAJAM MATA ELANG

Posted in Alam sekitar, Catatan Harian dengan kaitan (tags) , on Mei 21, 2012 by Hijihawu

Elang1 by hiihawuPerlahan malam beranjak larut. Tidak lama berselang dari suara deru Elf yang meninggalkan tanah ini, ada suara asing yang membahana, memecah kesunyiannya. Lalu menyembul dari sebuah kardus, seekor burung besar bermata tajam. Elang.

Mereka menyebutnya Elang Luyu. Saya tidak tahu pasti elang jenis apa. Bagaimana dengan status konservasinya? Apakah termasuk elang langka yang dilindungi Undang-Undang? Sepintas mirip dengan LANNER FALCON. Tingginya sekitar 50cm. Sekujur tubuhnya didominasi warna cokelat tua. Dengan warna kuning di sekitar paruhnya yang hitam dan di lingkar matanya. Dua kakinya berwarna kuning terang. Tahukah sahabat tentang elang ini? Silakan berbagi informasi tentang keberadaannya. Baca selebihnya »

Surat Untuk Anak Gadisku

Posted in Anakku on Mei 10, 2012 by Hijihawu

 

Hari ini usiamu genap 4 tahun anakku. Maafkan Ummi, tidak ada balon mengkilat yang tergantung di sudut atap ruangan. Tidak ada lilin yang tertancap di kue tart berhias namamu. Tidak ada deretan hadiah terbungkus rapi di depanmu…..

Tahukah engkau cinta, waktu terus bergulir, berganti hari, bulan dan tahun. Memang ada satu hari bersejarah buatmu dan juga buat Ummi. Ya, hari ulang tahunmu. Ummi harap kelak engkau paham, bahwa tidak hanya di hari istimewamu saja. Perhatikanlah jejak yang telah engkau tinggalkan dalam hidup ini. Adakah goresan putih, hitam dan kelabu terukir di sana?

Anakku cinta…
Tahukah engkau sayang, dulu ketika sebuah ayat turun mewajibkan kita, para perempuan mengulurkan jilbabnya, serta merta para sahabiyah dari kaum Anshar merobek kainnya dan segera menutupi indah rambutnya dari para ajnabi….

Ah, gerah tentu saja pada mulanya. Tetaplah bertahan. Setiap syari’at terkandung manfaat dan hikmat di dalamnya. Ia akan melindungi halus kulitmu dari sengatan matahari. Melindungimu dari tatapan liar para pria yang lalai menundukkan pandangannya darimu.

Tetaplah bertahan sayang… Biarlah keindahan gerai makhkota rambutmu tertutup rapi dalam balutan jilbabmu.

Tahukah engkau cinta… Ketika engkau melangkah keluar rumah, syetan akan menghiasimu dari kiri, kanan, atas, bawah, depan dan belakangmu. Melepaskan setiap busur panahnya, mengelabui setiap mata pria untuk berkhayal tentangmu? Yaa Rabb, jagalah anak gadisku ini….

Sekarang engkau mengerti anakku cinta? Ketika masamu telah cukup dewasa, tutuplah setiap perhiasan itu. Biarkan ia terjaga hanya untuknya yang dihalalkanNYA untukmu, suamimu….

Anak gadisku, pelita mataku….
Kita para perempuan mengemban tugas luar biasa sebagai penerus perjuangan. Pemegang estafet manhaj para nabi… Dari kitalah kelak berharap akan lahir para mujahid yang berjuang menegakkan kalimahNYA. Berjuang dengan ilmu dan amal. Ingatlah, Islam tidak pernah mengajarkan kedzaliman kepada siapapun, bahkan terhadap seekor semut yang bertasbih memujiNYA. Ketika kita berusaha menggigit dengan geraham setiap perintahNYA dan mengikuti sunnahnya, dialah haq, kebenaran.

Dan tahukah engkau cinta? Bahwa perjuangan seorang perempuan adalah di dalam rumahnya… Di tangan kita terletak ke mana bangsa dan umat ini akan melangkah… Tentu, karena yang terdekat kesehariannya denganmu adalah keluarga, anak-anakmu… Do’akan Ummi sehat agar dapat  melihat mereka dan memanggil Ummi, nenek.

Anak gadisku cinta…
Tetaplah engkau bersama kakakmu merapatkan barisan, bergenggaman tangan dalam kebajikan. Saling menjaga, mengingatkan dalam ketakwaan dan kesabaran…

 

Mencintaimu anak-anakku

 

Sungguh tidak ada yang diharapkan dari kami para orang tua, selain melihatmu bahagia. Tidak harta, pula yang lainnya.
Cukup do’amu untuk kami di setiap akhir shalatmu, kiranya Allah mengampuni setiap dosa kami, ibu dan ayahmu….

Anak gadisku….
Ummi mencintaimu sayang….
Rabb, jagalah anakku, anak gadis dan anak bujangku dalam iman dan cintaMU. Jagalah mereka juga seluruh kaum muslimin dan muslimat sebagai saudaranya hingga selamat dalam perjalanan menuju perjumpaan dan meraih ridhaMU…

Ummi berharap, suatu saat kelak, engkau akan membaca surat ini, meskipun Ummi sudah tidak lagi bersama kalian.

Yakinlah, Ummi mencintai kk dan dd hingga kembali menghadapNYA….

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Ummi

Bukan Satria Baja Hitam

Posted in Catatan Harian dengan kaitan (tags) , , , on Mei 6, 2012 by Hijihawu

Terletak di ujung jalan, sampailah saya di areal sawah yang tidak begitu luas, hanya beberapa petak saja. Karena dekat, setiap tahapan mulai dari penyemaian benih, membajak sawah, hingga memanen padi dapat saya saksikan dengan leluasa.

Awal kehidupan

Masih menggunakan kerbau

Hingga ke sudut

Baca selebihnya »

KAMI PEREMPUAN TANGGUH!

Posted in Catatan Harian on Mei 2, 2012 by Hijihawu

Brukkk… Sekarung ubi jalar telah berpindah dari punggungnya ke lantai di depan pintu rumah. Hampir setiap bulan sekali ia menjajakan ubi, hasil kebun milik tetangganya ke rumah kecil. Matahari bersinar sangat terik, sedang lucu-lucunya membakar kulit. Peluh kian membasuh legam wajahnya. Kurus dan putih giginya yang tetap nampak. Namun, dalam gerahnya, jilbab hitam tetap kokoh menutupi gerai rambutnya.

Ketika keadaan memaksanya menyusuri jalan, kesulitan yang membelit hidup, mengharapkan setiap langkah dapat mengurai kusut jalinannya. Setiap ibu, akan tetap bertahan, mengabaikan perih dan luka yang kerap menyapa. Karena dalam darahnya, telah melebur rasa cinta yang menggelora, memompa alirannya ke seluruh tubuh, bermuara pada seulas senyum dari anak-anak yang menanti di pelataran rumahnya.

Banyak terserak para perempuan perkasa. Lihatlah gurat letih mereka dengan hati. Akan kita dapatkan, bahwa bergegaslah, sebelum wanita tangguh yang mengelus lembut berbatas rahim telah kembali ke haribaanNya.

Keluarga Si Rambo

Posted in Intermezzo dengan kaitan (tags) , , on April 19, 2012 by Hijihawu

Tidak sampai hati membiarkan Si Rambo merana sendiri. Setelah sekian lama ia banyak bercengkerama dengan kalkun milik tetangga, akhirnya Si Rambo memiliki pendamping hidup. :-D

Si Rembi, kami menamainya pada ayam betina putih nan cantik. Rambo langsung jatuh hati, fall in love at the first sight. Hehe…. Meski pada mulanya lari tunggang langgang dan terbang ke atap saung, Si Rembi luluh juga pada Si Rambo. Yesss…. Baca selebihnya »

CUNGCUING

Posted in Alam sekitar dengan kaitan (tags) on April 7, 2012 by Hijihawu

Saya mengenal burung ini hanya dari suaranya saja yang sangat khas, mendayu-dayu melengking, dengan tempo yang lebih cepat pada akhir siulannya. Burung ini penuh misteri, karena seumur hidup, baru sekali ini, saya melihat wujudnya , ini pun masih sosok imut yang terjatuh dari pohon, belum mampu terbang.

Pernahkah sahabat mendengar perihal burung ini? Atau mungkin ia memiliki nama lain yang berbeda dari Cungcuing? Karena tidak pernah melihat dan kemungkinan ia juga jenis burung yang tidak suka narsis, saya tidak mengetahui padanan katanya dalam Bahasa Indonesia. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.